Senin, 04 Mei 2009

serenade redup ku



Teman adalah seseorang yang dapat saya temui dimana saja. Saya memang mengetahui namanya dan sering bertemu dengan mereka (teman). Banyak persamaan antara saya dan dirinya yang dapat saya temukan, saya bisa merasa nyaman, bahagia bila berada didekatnya. Kadang saya mengundang kerumah untuk berbagi cerita, suka dan duka, namun bukan berarti saya rela berbagi hidup dengannya karena tindakannya tidak saya mengerti sepenuhnya, saya bingun untuk bisa memahaminya.

Di lain pihak seorang sahabat adalah seseorang yang saya cintai, bukan seperti mencintai kekasih, namun karena saya peduli dengan segala sesuatu mengenai dirinya sehingga selalu merasa kehilangan dan terpikirkan jika tidak melihatnya. Sahabat adalah orang yang pertama kali akan melintas dalam benak ketika melihat sesuatu yang disukai atau pun dibencinya. Karena saya sangat mengenalnya dengan baik. Meskipun tidakmelihat orangnya dan tidak memiliki potonya, saya selalu dapat mengingat wajahnya.

Begitu terdengar sebuah lagu, saya tidak sekedar mendengar alunannya yang merdu, namun juga akan mendengar gema bisikan dan canda ria sahabat yang telah menemani. Saya ingin berdiri dan menemaninya lalu mengajaknya berdansa meskipun dia akan menginjak jari kaki tapi saya ingin, meskipun hanya sekejap menyandarkan kepala dibahunya. Salah satu dari sekian banyak orang yang dapat membuat saya merasa aman adalah seorang sahabat karena saya tahu pasti, sahabat juga peduli dengan keadaan saya. Sahabat

menelpon hanya sekedar untuk mengetahui kabar saya, tanpa membutuhkan alasan yang benar-benar jelas.

Dalam kondisi yang serius, sahabat akan selalu berkata jujur kepada saya, meskipun kenyataan terkadang terasa sangat menyakitkan. Demikian pula sebaliknya, namun jika mengetahui saya memiliki masalah maka seorang sahabat akan segera mengajukan diri untuk mendengar atau bahkan membantu mengatasi masalah tersebut. Sahabat tidak akan pernah bermaksud untuk menertawakan atau menyakiti dan jika ternyata saya menderita karena prilakunya maka sahabat akan berusaha untuk memperbaiki kesalahannya. Sadar atau tidak seorang sahabat adalah orang yang sangat saya cintai dengan sepenuh hati.

Siapa yang senantiasa mendampingi saat saya menangis sedih karena masalah yang susah kutanggulangi sendiri atau menghibur saat saya menangis haru saat berhasil, tentu seorang sahabat. Pada saat memeluk seorang sahabat, saya tidak akan pernah berpikir tentang berapa lama harus memeluknya dan tidak peduli siapa yang terlebih dahulu mengakhiri pelukan tersebut. Mungkin sahabat tersebut pada suatu hari nanti adalah orang yang memegang cincing pernikahan saya atau menjadi saksi yang mengantarkan saya menuju kepelaminan atau justru menjadi orang yang saya nikahi. Sipakah dia???????